Langsung ke konten utama

Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah dan Harga Tiket

Taman hewan atau kebun binatang adalah salah satu destinasi wisata yang sangat cocok untuk kamu datangi bersama keluarga dan anak-anak. Selain menyegarkan pikiran, ternyata berkunjung ke kebun binatang bisa menambah ilmu pengetahuan dan wawasan kita seputar hewan dan tumbuhan. Jika kamu sedang berkunjung ke Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, sangat disarankan untuk mengunjungi Taman hewan Siantar atau Siantar Zoo. Taman hewan ini berada di Jl. Gunung Simanuk-Manuk No. 2, kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Selain berada di pusat kota, letak kebun binatang ini tidak jauh dari destinasi wisata lainnya di Siantar. Lokasinya sangat dekat dengan Museum Simalungun, Universitas Simalungun, Stasiun Pematang Siantar, Taman Kota Haji Adam Malik, dan Masjid Raya Pematang Siantar. Berikut ini akan dijelaskan info, sejarah dan harga tiket kebun binatang siantar yang perlu kamu ketahui, antara lain: Sejarah Siantar Zoo Dilansir dari situs resminya, Kebun Binatang Pematang Sianta

Wisata Sejarah ke Museum Tsunami Aceh, Mengenang Dahsyatnya Bencana Alam

 

Sudah hampir 18 tahun berlalu bencana dahsyat gelombang tsunami yang menghantam Aceh. Bencana yang memakan banyak korban jiwa ini menyisakan begitu banyak luka. Melalui peristiwa ini juga akhirnya pemerintah membangun Meseum Tsunami Aceh sebagai bentu peringatan dan penghormatan terhadap raga yang hilang ditelan bencana.

Sebuah tempat untuk mengenang peristiwa 26 Desember 2004, sekaligus sebagai simbol kebangkitan warga Aceh. Dibangun empat tahun kemudian, tepatnya pada 2008, museum ini akhirnya dibuka untuk umum pada 2011. Saat liburan ke Aceh, jangan lupa untuk mendatangi destinasi wisata ini. Oh iya, jangan lupa kenakan OOTD liburan hijab untuk menunjang penampilanmu ya. 

1. Sejarah Singkat Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami merupakan maha karya rancangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang kala itu masih berprofesi sebagai arsitektur. Dia memenangkan sayembara tingkat internasional yang diadakan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nangroe Aceh Darussalam bersama Ikatan Arsitek Indonesia.

Kang Emil, biasa sapaan akrabnya, membuat desain bertajuk Rumoh Aceh as Escape Hill. Desainnya memadukan rumah tradisional Aceh yang dibentuk seperti gelombang besar layaknya gelombang tsunami.

Harapannya, bangunan museum bisa berguna untuk banyak hal. Di samping sebagai sarana untuk mengingat, mempelajari, dan mitigasi tsunami, museum juga bisa dijadikan sebagai tempat penyelamatan dari bencana alam.

Atap dibuat terbuka dengan diberi tanaman sebagai tempat evakuasi. Namun, harapannya tak ada bencana alam dahsyat lagi yang terjadi.

2. Lokasi Museum Tsunami Aceh

Jika kamu berminat mengunjungi museum tsunami Aceh, lokasinya berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh. Posisinya sangat dekat sebuah tempat ibadah umat Islam yang paling terkenal di daerah ini, yakni Masjid Baiturrahman. Hanya butuh waktu 11 menit berjalan kaki atau sekitar semenit naik kendaraan untuk sampai ke bangunan bersejarah ini.

3. Jam Operasional dan Harga Tiket

Awalnya, masuk ke Museum Tsunami gratis, karena adanya kontrak kerja sama dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sayangnya, kontrak telah berakhir, sehingga pengunjung dikenakan biaya tiket masuk.

Harganya Rp2.000 untuk anak-anak, pelajar atau mahasiswa, Rp3.000 untuk orang dewasa, dan Rp10 ribu untuk turis asing. Museum Tsunami buka setiap hari. Kamu bisa datang mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB

4. Fasilitas yang ada dalam Museum Tsunami Aceh

Tak usah khawatir, musem tsunami Aceh sudah cukup lengkap untuk wisatawan, seperti rekomendasi hotel bintang 5 di Cappadocia Turki. Mulai dari toilet, ruang parkir yang luas, musala, toko souvenir, ruang geologi, pusat kuliner, hingga perpustakaan yang memiliki koleksi buku cukup banyak, semuanya tersedia di sini.

5. Pesona Museum Tsunami Aceh

Jika dilihat dari luar bangunan, Museum Tsunami Aceh tampak sangat megah, dihiasi dengan ornamen yang melambangkan tarian saman. Desain dinding luar sendiri memiliki filosofi hubungan antara manusia terhadap Islam. Banyak yang mengetahui, bahwa desain dasar museum ini mengadopsi Rumoh Aceh.

Wisatawan bisa melihatnya pada lantai satu bangunan, yang didesain mirip seperti rumah panggung. Museum Tsunami Aceh sendiri memiliki 4 lantai, yang setiap lantainya memiliki fungsi, serta filosifi berbeda. Saat memasuki museum, wisatawan harus melewati sebuah lorong yang dikenal dengan Space of Fear.

Itulah informasi tentang wisata sejarah ke Museum Tsunami Aceh. Semoga ulasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Terimakasih sudah membaca sampai selesai.

Komentar

  1. Makasih ya informasinya. semoga some day bisa ke museum tsunami aceh

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tempat Wisata di Sibolga yang Paling Rekomended

Kota Sibolga yang dikenal dengan julukan kota ikan, berada di provinsi Sumatera Utara. Letak kota ini berapa di pantai Barat pulau Sumatera, yang membujur sepanjang pantai dari Utara ke Selatan dan berada di kawasan Teluk Tapian Nauli. Jarak kota Medan ke Sibolga kurang lebih 350 km, atau sekitar 8 jam perjalanan darat. Kota Sibolga memiliki banyak destinasi wisata dan menjadi salah satu tempat wisata terdekat dari kota medan. Bagi kamu yang hobi travelling dan staycation, 10 tempat wisata di Sibolga berikut ini menjadi rekomendasi dan wajib sobat travelling kunjungi. Berikut ke 10 tempat wisata di Sibolga yang paling rekomended. 1. Pulau Mursala Jika kamu masih ingat film Hollywod yang berjudul “Kingkong”, lokasi syuting yang digunakan berada di pulau Mursala ini. Selain keindahan airnya, pulau Mursala Sibolga juga menawarkan sisi lain yang ada di pulau ini. Adanya air terjun yang airnya langsung jatuh ke laut, menambah nilai plus pulau ini. Walau secara pembagian wilayah NKRI, pula

Daya Tarik Wisata Pulau Pandang Batubara

Hai Sobat Traveling, apa kamu sudah pernah berkunjung ke Sumatera Utara? Jika sudah, tempat wisata mana saja yang sudah kamu kunjungi? Mungkin beberapa dari sobat Traveling masih belum pernah ke Sumatera dan beberapa sudah pernah namun belum mengunjungi semua tempat wisata di Sumatera Utara. Provinsi Sumatera terkenal dengan tempat wisatanya yang keren dan rekomended untuk di kunjungi. Mulai dari wisata gunung, wisata air, wisata pulau dan masih banyak lagi yang bisa kamu jumpai. Salah satu tempat wisata Sumatera Utara yang menghasilkan foto estetik adalah Pulau Pandang Batubara. Masih banyak yang belum mengetahui tempat wisata yang satu ini, oleh karena itu sobat Traveling akan berbagi informasi untuk kalian semua. Pulau Pandang Pulau Pandang adalah salah satu pulau kecil yang terletak disebelah utara Kecamatan Tanjung Tiram dan berada di Selat Malaka, lepas pantai Sumatera, sekitar 47 km dari Tanjung Balai dan 10 km dari selatan Pulau Salahnamo. Pulau Pandang masih masuk dalam wilaya

9 Destinasi Wisata Pulau Nias Sumatera Utara

Temukan Banyak Tempat Wisata Hits di Nias, Sumatera Utara. Objek wisata yang tidak membosankan, kekinian, dan yang terbaik bisa kamu temukan di Pulau Nias. Ya’ahowu Ono niha… Bagi kamu masyarakat nias, bukan hal baru lagi jika disinggung objek wisata apa saja yang ada di Pulau Nias. Disetiap destinasi yang akan dikunjungi, akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjungnya. Nah, bagi sobat traveling dimanapun berada yang belum tahu Pulau Nias itu berada dimana dan rekomendasi tempat wisata yang dapat dikunjungi, kamu bisa menemukan jawaban itu disini. Pulau Nias Pulau Nias adalah salah satu dari sekian banyak pulau yang ada di Indonesia. Pulau Nias merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Utara, dengan luas wilayah sebesar 1.004,06 km2, sejajar dan berada di sebelah barat Pulau Sumatera, serta berada di tengah-tengah Samudera Hindia. Secara letak geografis, Pulau Nias terletak di garis 0’12’-0’32’ Lintang Utara (LU) dan 97’-98’ Bujur Timur (BT) dekat dengan garis K