Langsung ke konten utama

7 Tempat Wisata di Kota Pariaman, Sumatra Barat yang Wajib Dikunjungi

Pariaman adalah salah satu kota yang berada di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Kota ini memiliki beberapa tempat wisata menarik yang dapat dikunjungi.  Berikut adalah tujuh tempat wisata di kota Pariaman yang patut untuk dikunjungi: 1. Pantai Gandoriah Pantai ini terkenal dengan keindahan pasir putihnya dan ombak yang tenang.  Pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai yang indah sambil bersantai atau bermain di tepi pantai. 2. Pantai Kata Pantai Kata menawarkan pesona alam yang memesona dengan hamparan pasir putih dan air laut yang jernih.  Pantai ini cocok untuk berbagai aktivitas, seperti berenang, berjemur, atau sekadar bersantai. 3. Danau Singkarak Meskipun tidak terletak langsung di Kota Pariaman, Danau Singkarak merupakan objek wisata terkenal di sekitar Sumatra Barat.  Danau ini menawarkan pemandangan alam yang indah, dan pengunjung dapat menikmati perjalanan di sekitar danau atau menikmati makanan khas daerah. 4. Pusat Kebudayaan Tabuik Pusat Kebudayaan Tabuik merupakan

Wisata Sejarah ke Museum Tsunami Aceh, Mengenang Dahsyatnya Bencana Alam

 

Sudah hampir 18 tahun berlalu bencana dahsyat gelombang tsunami yang menghantam Aceh. Bencana yang memakan banyak korban jiwa ini menyisakan begitu banyak luka. Melalui peristiwa ini juga akhirnya pemerintah membangun Meseum Tsunami Aceh sebagai bentu peringatan dan penghormatan terhadap raga yang hilang ditelan bencana.

Sebuah tempat untuk mengenang peristiwa 26 Desember 2004, sekaligus sebagai simbol kebangkitan warga Aceh. Dibangun empat tahun kemudian, tepatnya pada 2008, museum ini akhirnya dibuka untuk umum pada 2011. Saat liburan ke Aceh, jangan lupa untuk mendatangi destinasi wisata ini. Oh iya, jangan lupa kenakan OOTD liburan hijab untuk menunjang penampilanmu ya. 

1. Sejarah Singkat Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami merupakan maha karya rancangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang kala itu masih berprofesi sebagai arsitektur. Dia memenangkan sayembara tingkat internasional yang diadakan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nangroe Aceh Darussalam bersama Ikatan Arsitek Indonesia.

Kang Emil, biasa sapaan akrabnya, membuat desain bertajuk Rumoh Aceh as Escape Hill. Desainnya memadukan rumah tradisional Aceh yang dibentuk seperti gelombang besar layaknya gelombang tsunami.

Harapannya, bangunan museum bisa berguna untuk banyak hal. Di samping sebagai sarana untuk mengingat, mempelajari, dan mitigasi tsunami, museum juga bisa dijadikan sebagai tempat penyelamatan dari bencana alam.

Atap dibuat terbuka dengan diberi tanaman sebagai tempat evakuasi. Namun, harapannya tak ada bencana alam dahsyat lagi yang terjadi.

2. Lokasi Museum Tsunami Aceh

Jika kamu berminat mengunjungi museum tsunami Aceh, lokasinya berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh. Posisinya sangat dekat sebuah tempat ibadah umat Islam yang paling terkenal di daerah ini, yakni Masjid Baiturrahman. Hanya butuh waktu 11 menit berjalan kaki atau sekitar semenit naik kendaraan untuk sampai ke bangunan bersejarah ini.

3. Jam Operasional dan Harga Tiket

Awalnya, masuk ke Museum Tsunami gratis, karena adanya kontrak kerja sama dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sayangnya, kontrak telah berakhir, sehingga pengunjung dikenakan biaya tiket masuk.

Harganya Rp2.000 untuk anak-anak, pelajar atau mahasiswa, Rp3.000 untuk orang dewasa, dan Rp10 ribu untuk turis asing. Museum Tsunami buka setiap hari. Kamu bisa datang mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB

4. Fasilitas yang ada dalam Museum Tsunami Aceh

Tak usah khawatir, musem tsunami Aceh sudah cukup lengkap untuk wisatawan, seperti rekomendasi hotel bintang 5 di Cappadocia Turki. Mulai dari toilet, ruang parkir yang luas, musala, toko souvenir, ruang geologi, pusat kuliner, hingga perpustakaan yang memiliki koleksi buku cukup banyak, semuanya tersedia di sini.

5. Pesona Museum Tsunami Aceh

Jika dilihat dari luar bangunan, Museum Tsunami Aceh tampak sangat megah, dihiasi dengan ornamen yang melambangkan tarian saman. Desain dinding luar sendiri memiliki filosofi hubungan antara manusia terhadap Islam. Banyak yang mengetahui, bahwa desain dasar museum ini mengadopsi Rumoh Aceh.

Wisatawan bisa melihatnya pada lantai satu bangunan, yang didesain mirip seperti rumah panggung. Museum Tsunami Aceh sendiri memiliki 4 lantai, yang setiap lantainya memiliki fungsi, serta filosifi berbeda. Saat memasuki museum, wisatawan harus melewati sebuah lorong yang dikenal dengan Space of Fear.

Itulah informasi tentang wisata sejarah ke Museum Tsunami Aceh. Semoga ulasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Terimakasih sudah membaca sampai selesai.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Wisata Hutan Mangrove di Indonesia, Seru Jalan Bareng Sahabat

  Tempat wisata hutan mangrove di Indonesia sering disebut sebagai hutan bakau yang ditumbuhi sepanjang pesisir pantai, muara sungai, dan terdapat rawa gambut. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yaitu untuk penduduk yang tinggal di daerah dekat pantai, mencegah terjadinya abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut menuju daratan. Hutan mangrove di Indonesia banyak terdapat di daerah pesisir Indonesia. Wisata hutan mangrove menghadirkan keindahan alam yang luar biasa. Pengunjung yang datang kesini bisa menyusuri sungai dan membelah hutan bakau. Berikut terdapat 5 fungsi ekologis dari hutan mangrove yang ada di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi untuk wisata alam. 1.  Taman Wisata Alam Angke Kapuk, DKI Jakarta Mangrove adalah sekumpulan pohon yang tumbuh di area sekitar garis pantai dan dipengaruhi pasang surut air laut. Taman wisata alam Angke Kapuk, DKI Jakarta merupakan ekosistem lahan basah yang didominasi oleh pohon mangrove. Taman wisata alam Angke Kapuk ini ber

Keajaiban Pasir Timbul Raja Ampat: Pesona Alam yang Tersembunyi

Raja Ampat selalu menampilkan pesona alam yang memukau. Di sana, kita dapat menyaksikan bukan hanya keindahan bawah laut saja, melainkan juga pemandangan yang menyerupai lukisan alam yang menakjubkan. Kemunculan Pasir Timbul Raja Ampat merupakan salah satu fenomena alam yang luar biasa dan menawarkan pesona alam yang memukau bagi para wisatawan. Raja Ampat, yang terdiri dari serangkaian empat gugusan pulau, seperti permata yang berkilau bagi Indonesia. Keindahannya sungguh luar biasa, dengan alam yang masih alami dan bersih. Salah satu hal yang paling mempesona adalah keberadaan Pasir Timbul. Namun, apa yang membuat tempat ini begitu istimewa? 4 Hal yang Membuat Pasir Timbul Raja Ampat Layak Dikunjungi Ketika Anda merencanakan liburan ke Raja Ampat, sangat disarankan untuk memasukkan Pasir Timbul dalam daftar tempat yang ingin Anda kunjungi. Ada beberapa alasan kuat mengapa hal ini perlu dilakukan. 1. Fenomena Alam yang Memukau Pasir Timbul adalah hamparan daratan yang mu

7 Tempat Wisata di Kota Pariaman, Sumatra Barat yang Wajib Dikunjungi

Pariaman adalah salah satu kota yang berada di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Kota ini memiliki beberapa tempat wisata menarik yang dapat dikunjungi.  Berikut adalah tujuh tempat wisata di kota Pariaman yang patut untuk dikunjungi: 1. Pantai Gandoriah Pantai ini terkenal dengan keindahan pasir putihnya dan ombak yang tenang.  Pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai yang indah sambil bersantai atau bermain di tepi pantai. 2. Pantai Kata Pantai Kata menawarkan pesona alam yang memesona dengan hamparan pasir putih dan air laut yang jernih.  Pantai ini cocok untuk berbagai aktivitas, seperti berenang, berjemur, atau sekadar bersantai. 3. Danau Singkarak Meskipun tidak terletak langsung di Kota Pariaman, Danau Singkarak merupakan objek wisata terkenal di sekitar Sumatra Barat.  Danau ini menawarkan pemandangan alam yang indah, dan pengunjung dapat menikmati perjalanan di sekitar danau atau menikmati makanan khas daerah. 4. Pusat Kebudayaan Tabuik Pusat Kebudayaan Tabuik merupakan